nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Virus Corona, Mendag Resmi Larang Ekspor Masker hingga 30 Juni 2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2020 18:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 18 320 2185417 ada-virus-corona-mendag-resmi-larang-ekspor-masker-hingga-30-juni-2020-HnY2ti9JEn.jpg Masker (Newshub)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebut pihaknya telah menerbitkan aturan larangan ekspor masker. Aturan tersebut ada dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2020.

Menurut Agus kebijakan ini diberlakukan menyusul penetapan status virus corona (COVID-19), yang diperkirakan masih akan terus meluas.

 Baca juga: Punya Potensi Besar, Ekspor Furnitur RI Masih Nomor 5 di Asia

"Jadi, kami ingin menjaga situasi saat ini dengan memastikan stok barang terpenuhi. Dan peraturan ini akan berakhir pada 30 Juni 2020," ujar dia di kantornya Jakarta, Rabu, (18/3/2020).

Pihaknya juga meminta produsen agar produksinya ditingkatkan. Produksi suplier dari alat kesehatan akan ditingkatan sampai maksimal kapasitasi pabrik atau produsen.

 Baca juga: Virus Korona Meluas, Ekspor Masker RI Naik

Sementara itu Dirjen PTKN Kementrian Perdagangan Veri Anggrijono megatakan pada awalanya semenjak masker-masker ini dibutuhkan oleh banyak masyarakat, pihaknya sudah melakuakn tindakan preventif kepada para importir, distributor, ekpsortir pedangan dan produsen dalam negeri.

"Kami minta mereka tidak naikkan harga tidak numpuk barang yang dapat menyebabkan kenaikan harga. Apabila kami masih menemukan kami dapat memberikan sanksi yaitu berupa sanksi administratif. Itu juga berupa peringatan, pembekuan bahkan pencabutan," ungkap dia.

 Baca juga: Ekspor Naik 11% Jadi USD13,94 Miliar pada Februari 2020

Dia menjelaskan dengan larangan ekspor masker ini, Kemendag melakukan pengawasan perdagangan luar negeri apabila masih melakukan ekspor di mana masyarakat masih membutuhkan.

"Kami dapat melakuakn tindakan sesuai dengan UU perdagangan. Kami juga bersama Polri melakukan pengawasan kepada pelaku usaha yang melakukan penumpukan masker," ungkap dia.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta kepada seluruh proseden untuk melakukan peningkatan produksi masker. Hal ini menyusul permintaan masker yang cenderung meningkat.

Tidak hanya itu, Agus juga akan segera menerbitkan aturan larangan ekspor masker. Hal ini dilakukannya sebagai langkah antisipasi kelangkaan masker dalam negeri.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini