nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Erick Sebut 4,7 Juta Masker Tersedia di 31 Maret

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 11:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 21 320 2186825 menteri-erick-sebut-4-7-juta-masker-tersedia-di-31-maret-XcGEBbG0RI.jpg Masker (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan BUMN Farmasi terus memproduksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk menekan penyebaran virus corona atau covid-19. Salah satunya masker yang akan tersedia cukup banyak pada 31 Maret 2020.

"Masker, itu insya Allah tanggal 31 Maret nanti akan tersedia sebanyak 4,7 juta masker," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

 Baca juga: Perusahaan BUMN Harus Siap Rugi Karena Covid-19

Selain itu, lanjutnya, BUMN Farmasi juga telah memproduksi obat yang dapat diberikan. Hal ini agar menekan jumlah pasien virus Corona.

"Jadi bukan kita ujug-ujug sok tahu sendirian, tapi karena obat ini juga sudah dipakai di beberapa negara. Jumlahnya juga cukup signifikan, bisa sampai 60.000 pasien," ujarnya.

 Baca juga: Presiden Minta BUMN Farmasi Produksi Obat untuk Pasien Covid-19

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) menerbitkan Peraturan Mendag Nomor 23 Tahun 2020 tentang Larangan Sementara Ekspor Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri, dan Masker yang ditandatangani pada 16 Maret 2020.

Larangan sementara ekspor, sebagaimana dimaksud pada ayat Permendag ini, berlaku sampai dengan tanggal 30 Juni 2020. Eksportir yang melanggar ketentuan, sebagaimana dimaksud dalam Permendag ini, dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

‘’Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah satu hari terhitung sejak tanggal diundangkan,’’ bunyi Pasal 4 Permendag ini yang diundangkan pada 17 Maret oleh Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham, Widodo Ekatjahjana, dan tercantum pada Berita Negara RI Tahun 2020 Nomor 255.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini