nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Physical Distancing, PLN Disjaya Minta Pelanggan Foto Kwh Meter

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 08:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 25 320 2188654 physical-distancing-pln-disjaya-minta-pelanggan-foto-kwh-meter-2vEyT1nrRw.jpg Kwh Meter (Shutterstock)

JAKARTA - PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melakukan perubahan dalam pembacaan meter untuk tagihan rekening listrik bulan April 2020. Hal ini dalam rangka physical distancing menghadapi wabah virus corona atau Covid-19.

Pelanggan pascabayar PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya diminta untuk mengirimkan Identitas (Id) Pelanggan dan foto angka yang terdapat pada kWh meter melalui email maupun aplikasi WhatsApp. Pelanggan cukup mengirimkan 1 kali saja selama Periode tanggal 23-29 Maret 2020.

 Baca juga: PLN Siagakan 2 Sumber Listrik untuk RS Rujukan Covid-19

"Supaya aman dan nyaman dalam masa darurat bencana wabah Covid-19 khususnya di Jakarta, kita ikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi pertemuan antar orang sementara waktu. Karenanya dimohon warga Jakarta dan sekitarnya berpartisipasi aktif dalam pembacaan meter PLN," jelas General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (25/4/2020).

Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya dapat mengirimkan ID Pelanggan dan foto angka kWh meter sesuai dengan wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang melayani.

 Baca juga: PLN Jaga Pasokan Listrik untuk Warga yang Work from Home

"Pelanggan PLN cukup di rumah saja dan mengirimkan via online angka kWh meternya. Setelah itu pembayaran juga bisa dilakukan melalui online, tidak perlu banyak tatap muka," kata Ikhsan.

Pembayaran rekening listrik bisa dilakukan secara online melalui internet banking, mobile banking, situs belanja online seperti tokopedia, bukalapak, Lazada dan Shopee maupun dompet digital seperti gopay, ovo, dan dana.

Bagi pelanggan Pascabayar yang tidak dapat mengirimkan ID Pelanggan dan Foto angka kWh Meter selama periode tersebut, maka Tagihan Listrik Bulan April 2020 akan dilakukan dengan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir sesuai Peraturan PLN dalam masa darurat Covid-19.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini