nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilot Meninggal Positif Corona, Seluruh Personel Penerbangan Internasional Akan Rapid Test

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 13:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 25 320 2188756 pilot-meninggal-positif-corona-seluruth-personel-penerbangan-internasional-akan-rapid-test-MqHO9NSqp3.jpg Pemeriksaan Pasien Positif Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara membenarkan adanya informasi salah seorang penerbang (Pilot) di maskapai penerbangan swasta nasional telah meninggal dunia karena terpapar virus corona (Covid-19) pada hari Minggu 22 Maret 2020.

Terkait hal itu, Juru Bicara Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah menghubungi Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub untuk membahas mengenai kasus meninggalnya pilot Kapten Sutopo ini.

Intip Fasilitas RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran

"Jadi dilaporkan Perhubungan Udara mereka sudah melakukan identifikasi terhadap orang yang melakukan pengawasan dengan Kapten Sutopo," ujarnya pada video telekonfrensi, Rabu (25/3/2020).

Dia menjelaskan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub sudah meminta seluruh operator penerbangan baik itu maskapai penerbangan bandara maupun Airnav melakukan pencegahan Covid-19 dan memastikan semua sesuai dengan protokol WHO.

"Antara lain menjaga pembatasan sosial dan juga menghindari kerumunan," ungkap dia. 

Menurut dia, balai kesehatan penerbangan juga sudah melaksanakan pengetatan pemeriksaan para personel dan prosedur nya juga rencananya dilakukan diprioritaskan online sistem rapid test

"Dalam waktu dekat akan dilakukan kru para personel penerbangan internasional dan domestik untuk juga pesawat kargo dan penumpang," jelas dia.

Lalu apakah maskapai swasta yang pilot positif sudah memberikan perlindungan yang memadai. Menurutnya setiap operator pesawat memang diwajibkan mengikuti standar yang ditetapkan WHO dan Kemenkes.

"Jadi harapan kami memang mereka sudah sesuai dengan peraturan yang ada saat ini," pungkas dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini