nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI Sebut Situasi Ekonomi 2020 Beda dengan Krisis 2008 atau 1998

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 14:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 20 2189311 gubernur-bi-sebut-situasi-ekonomi-2020-beda-dengan-krisis-2008-atau-1998-owKd2hGxSu.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Youtube BI)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo buka suara terkait isu akan ada krisis ekonomi seperti tahun 2008 dan 1998. Menurut Perry, kondisi ekonomi yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan krisis ekonomi di 2008 dan 1998.

Menurut Perry, saat ini guncangan yang terjadi pada ekonomi disebabkan oleh penyebaran pandemik virus corona (covid-19). Sedangkan pada tahun 2008 ataupun 1998, benar-benar kondisi ekonomi dan keuangan sedang mengalami masalah.

 Baca juga: Hadapi Covid-19, Kemenristek Buat Konsorsium Riset dan Inovasi

Pada tahun 2008, ketika itu industri perbankan mengalami masalah. Pasalnya, banyak perbankan yang angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL)nya tinggi.

Hal ini imba dari kenaikan harga komoditas anjlok. Sehingga beberap pengusaha kesulitan membayar pinjaman ke bank.

"Kami juga menekankan bahwa yang kita hadapi sekarang ini berbeda jangan dibandingkan dengan global financial krisis apalagi dengan krisis Asia," ujarnya dalam teleconfrencen, Kamis (26/3/2020).

 Baca juga: Curhat Buruh Pabrik Garmen yang Masih Masuk Kerja di Tengah Wabah Covid-19

Menurut Perry, penyebran pandemik corona atau covid-19 yang begitu cepat mempengaruhi pasar keuangan. Bahkan tak hanya di Indonesia, pasar keuangan di seluruh dunia baik di Amerika Serikat maupun Eropa pun anjlok.

"Ingat yang kita hadapi tidak hanya masalah pasar keuangan, tidak hanya masalah ekonomi tapi masalah kemanusian dan yang terjadi di pasar keuangan ini karena pandemik covid-19 ini yang menyebar sangat luas, sangat cepat di negara-negara AS, Eropa juga kita mengalami di Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Perry, semakin cepat masalah pandemik covid-19 ini diselesaikan maka semakin cepat juga masalah ekonomi diselesaikan. Bahkan Indonesia bisa meminmalisir dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan negar-negara lain.

"Oleh karena itu, semakin cepat, semakin baik kita mengatasi masalah covid-19 dampak terhadap pasar keuangan dampak terhadap ekonomi bisa diminimalisir," kata Perry.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini