nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Covid-19, Jumlah Penerbangan Turun Drastis hingga 50%

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 15:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 320 2189352 imbas-covid-19-jumlah-penerbangan-turun-drastis-hingga-50-FzzzYPorUt.jpg Maskapai Terpuruk Imbas Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Maskapai penerbangan dalam kondisi sangat terpuruk hingga saat ini. Di tengah masa sulit karena tidak bisa melakukan penerbangan, maskapai mencatat frekuensinya sudah turun hingga 50%.

Ketua Umum Inacaa Denon Prawiratmadja mengatakan, semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah penerbangan baik rute dan frekuensinya sampai dengan 50% atau lebih. Hal ini terjadi usai meluasnya virus corona ke seluruh wilayah Indonesia, sejak awal Maret.

Baca Juga: Semakin Terpuruk, Maskapai Minta Keringanan hingga Insentif dari Pemerintah

“Jumlah penumpang yang sangat drastis,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Diramalkan apabila penuntasan pandemik Covid-19 semakin tidak pasti hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk. Bahkan sebagianya akan tidak beroperasi karena bangkrut.

Maka dari itu, maskapai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (Inaca) mengharapkan keringanan dan insentif dari pemerintah. Tujuannya supaya menyelamatkan kerugian yang lebih besar.

Baca Juga: Pemda Minta Pelayanan Penerbangan Ditutup Sementara, Begini Respons Kemenhub

"Yang kami harapkan adalah penundaan pembayaran PPh, penangguhan bea masuk impor suku cadang, penagguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat,” katanya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini