G20 Minta Semua Negara Segera Bangkit dan Kurangi Dampak Resesi Ekonomi

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 20 2189878 g20-minta-semua-negara-segera-bangkit-dan-kurangi-dampak-resesi-ekonomi-VqbYUtI4YB.jpg Jokowi dan Sri Mulyani dalam telekonferensi G20 (Foto; Setkab)

JAKARTA - Para leaders atau pemimpin G20 meminta seluruh dunia menggunakan instrumen untuk melawan kemungkinan atau sudah terjadinya resesi ekonomi. Selain itu, juga agar bisa segera bangkit kembali untuk mengurangi kedalaman dari resesi itu sendiri.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, inilah yang sekarang sedang dirumuskan oleh seluruh policymaker di masing-masing negara G20. Kemudian setelahnya akan saling bekerja sama.

 Baca juga: 4 Komitmen Negara G20 Perangi Covid-19: Cegah Dampak Negatif ke Perekonomian

“Mengenai masalah trade atau perdagangan, karena dalam situasi sekarang ini semua kompetisi di dalam menangani Covid-19. Maka bagaimana kita mampu untuk tetap menjaga tadi supply side, karena disruption,” ujar Menkeu mengutip setkab, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Sri Mulyani menyampaikan sebagaimana Presiden sampaikan bahwa disrupsi dari sisi supply dan perdagangan akan makin mempersulit penanganan di bidang kesehatan.

 Baca juga: Sri Mulyani Terharu Presiden Jokowi Tetap Ikut Rapat G20 Meski Tengah Berduka

“Oleh karena itu, langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan suplai sisi alat-alat kesehatan yang sangat dibutuhkan sekarang menjadi sesuatu yang sangat penting,” imbuh Menkeu.

Di Indonesia, lanjut Menkeu, Pemerintah juga akan melakukan langkah-langkah untuk mendukung perusahaan-perusahaan yang melakukan produksi alat-alat kesehatan tersebut.

 Baca juga: Presiden Jokowi Bahas Stabilitas Sektor Keuangan di Forum KTT G20

“Kita akan mengidentifikasi perusahaannya, kita akan melihat kebutuhan mereka untuk bahan baku dan kebutuhan mereka untuk bisa meningkatkan kapasitas produksinya,” ujarnya.

Ketua G20, Raja Saudi Arabia, menurut Menkeu, pada bagian akhir pernyataan Kepala Negara menyampaikan bagaimana cooperation atau kerja sama antar G20 harus ditingkatkan, terutama untuk membantu negara-negara yang memiliki income rendah, karena kapasitasnya sangat terbatas.

“Maka tadi disebutkan IMF-World Bank akan melakukan dan mengidentifikasi untuk negara-negara low income country yang memiliki highly indebted kemungkinan akan dilakukan suatu mekanisme melakukan restructuring atau debt restructuring kepada negara-negara yang termasuk dalam kelompok highly indebted low income country. Inilah yang sedang dilakukan di dalam upaya G20,” imbuh Menkeu.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini