JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,5 triliun untuk pemberian insentif listrik sebagai jaring pengaman sosial dampak penyebaran virus corona.
Nantinya dana tersebut akan diberikan kepada PT PLN (Persero) untuk pembebasan biaya listrik bagi 24 juta pelanggan 450 volt ampere (va) dan diskon 50% untuk tujuh juta pelanggan 900 va subsidi.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana anggaran Rp3,5 triliun tersebut sudah termasuk dengan perhitungan jikalau konsumsi listrik melonjak.
"Itulah kemudian kenapa dana Rp3,5 triliun dialokasikan supaya kita punya space kalau konsumsi lebih dari 2019 lalu yang mana belum ada himbauan Covid-19," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (1/4/2020).