Produsen global telah mengurangi produksi, karena permintaan bahan bakar turun drastis dan penyimpanan cepat terisi. Seminggu terakhir ini, para pengebor AS menganggur lebih banyak rig dalam satu minggu daripada setiap saat dalam lima tahun terakhir.
“Kami berharap produksi minyak 10 juta barel per hari akan ditutup pada kuartal berikutnya. Jika produsen tidak bisa menjual dan tidak bisa menyimpannya. Maka sebaiknya tidak usah memproduksi minyak,” kata Kepala Penelitian Minyak Mentah IHS Markit Jim Burkhard.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.