Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Rupiah Berhasil Berjaya, Didominasi Stimulus Ekonomi

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 05 April 2020 |11:06 WIB
Alasan Rupiah Berhasil Berjaya, Didominasi Stimulus Ekonomi
(Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pasar modal Indonesia berhasil menutup pekan ini dengan kinerja positif. Kompak, nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat.

"Pasar menutup akhir pekan dengan kinerja positif akibat kenaikan harga minyak mentah dunia dan stimulus fiskal," sebut Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee, Minggu (5/4/2020).

Harga minyak mentah mengalami penguatan pada akhir pekan ini. Hal ini dipicu sentimen positif bahwa Arab Saudi berencana melakukan pertemuan darurat dengan Rusia dan produsen minyak lain untuk membahas gejolak pasar.

Harga minyak jenis Brent menguat USD5,20 atau 21,0% menjadi USD29,94 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS USD5,01 atau 24,7% menjadi USD25,32 pada akhir pekan.

 

Sementara ini, pemerintah Indonesia Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp405,1 triliun untuk penanganan wabah virus corona atau covid-19. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020, tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk menghadapi dampak covid-19.

Baca juga: Rupiah Stabil Cenderung Menguat ke Rp15.000/USD di Akhir 2020

IHSG naik 91,74 poin atau 2,03% ke 4.623,43 atau 4.623 pada Jumat (3/4/2020). Sebanyak 257 saham menguat, 142 saham melemah dan 135 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,6 triliun dari 6,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Sementara nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level Rp16.400-an per USD pada Jumat. Bloomberg Dollar Index mencatat Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 65 poin atau 0,39% ke level Rp16.430 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp16.430-Rp16.505 per USD.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement