nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei Kemenhub: 56% Warga Jabodetabek Tidak Mudik pada Lebaran 2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 17:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 05 320 2194489 survei-kemenhub-56-warga-jabodetabek-tidak-mudik-pada-lebaran-2020-hOQDHfkMD0.jpg Mudik (Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B Pramesti mengatakan sekira hampir setengah warga Jabodetabek memilih untuk tidak mudik pada lebaran 2020.

"Berdasarkan hasil survei Balitbang Kemenhub terhadap 43 ribu responden, dalam survei itu hasilnya yang tidak mudik ada 56%, yang belum mudik 37% dan yang ingin mudik itu 7%," ujar dia pada telekonferensi, Minggu (5/4/2020).

 Baca juga: Imbas Jaga Jarak, Tarif Angkutan Umum Disarankan Alami Kenaikan

Menurut dia, jumlah 37% masyarakat yang belum mudik masih fiktif. Seperti apakah mereka memutuskan akan mudik atau tetap di Jabodetabek, begitu pula dengan 7% warga yang ingin mudik. Meskipun mudik tidak dilarang, ia mengakui moda transportasi menjadi media pembawa virus corona atau Covid-19.

"Jadi virus Covid-19 ini tidak bergerak, diam di tempat tapi yang membawa kemana-mana itu melalui transportasi. Maka itu kami kemarin BPTJ terbitkan Surat Edaran Nomor 5 tahun 2020," ungkap dia.

 Baca juga: Mudik Saat Wabah Covid-19, Kapasitas Penumpang Dibatasi

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B Pramesti memberikan penjelasan terkait surat edaran SE.5 BPTJ Tahun 2020. Di mana mengenai rekomendasi pembatasan secara parsial atau menyeluruh terhadap operasional sarana transportasi di ruas jalan tol dan jalan arteri nasional.

Menurut dia, surat edaran itu salah satu upaya untuk memutus rantai penularan dan mengurangi pergerakan virus corona atau Covid-19. Sebab Covid-19 ini tidak bergerak. Namun bergerak melalui transportasi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini