Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semen Indonesia Bentuk Perusahaan Patungan dengan BUMDes, Erick Thohir: Kolaborasi yang Baik

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 09 April 2020 |17:02 WIB
Semen Indonesia Bentuk Perusahaan Patungan dengan BUMDes, Erick Thohir: Kolaborasi yang Baik
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)
A
A
A

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk membentuk perusahaan patungan dengan enam BUMDes di Rembang. Dengan kerjasama ini diharapkan kesejahteraan masyarakat di sekitar pabrik yang mencakup pembangunan ekonomi desa, peningkatan pendidikan dan pengembangan infrastruktur.

Adapun perjanjian kerjasama pendirian perusahaan patungan ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Gresik Muhammad Saifudin dengan masing-masing Direktur Utama PT BUMDes di Rembang. Penandatanganan juga dihadiri oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan disaksikan melalui video conference oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, dan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, model kolaborasi yang baik antara BUMN dengan masyarakat sekitar merupakan win-win solution dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Sehingga BUMN dapat beroperasi dengan dukungan potensi masyarakat.

Baca Juga: Covid-19 Tekan Penjualan dan Harga Saham Semen Indonesia

“Sebaliknya, masyarakat juga mendapat manfaat dari kehadiran BUMN untuk peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Community Development model baru ini lebih sustainable dan dapat menjadi percontohan bagi BUMN lain,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, pendirian perusahaan patungan ini adalah bagian dari rencana pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang. Hal ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement