Dampak PSBB Jakarta pada Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 13 April 2020 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 320 2198224 dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-QmR1pi4hwP.jpg Penyesuaian Operasional Bandara Selama PSBB. (Foto: Okezone.com/AP II)

JAKARTA – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berdampak pada Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Halim Perdanakusuma. Pergereakan pesawat dan penumpang pun turun pada dua bandara tersebut.

PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat operasional penerbangan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Halim Perdanakusuma (Jakarta) pada 10-11 April 2020 mengalami penyesuaian.

Sejalan dengan dipatuhinya pemberlakuan PSBB oleh masyarakat, pergerakan pesawat di Soekarno-Hatta pada 10 April tercatat 328 pergerakan atau turun 3,24% dibandingkan dengan 9 April sebanyak 339 pergerakan pesawat.

Baca Juga: Bandara Soetta, Halim dan Kualanamu Masih Beroperasi 24 Jam

Kemudian, pada 11 April jumlah pergerakan pesawat adalah 253 pergerakan atau turun 22,86% dibandingkan dengan 10 April.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, penurunan jumlah penerbangan menandakan bahwa maskapai dan masyarakat memang telah memahami dan mematuhi berlakunya PSBB DKI Jakarta.

“Jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta mengalami penurunan dengan load factor pesawat diperkirakan juga tidak lebih dari 50% seiring dengan PSBB yang memang dipatuhi warga Jakarta,” ujar Awal, dalam keterangannya, Senin (13/4/2020).

“Penerbangan lebih banyak dioperasikan di rute domestik, dan sangat sedikit untuk di rute internasional seiring dengan pandemi global COVID-19,” ujar Muhammad Awaluddin.

Sama dengan Soekarno-Hatta, penurunan penerbangan juga terjadi di Halim Perdanakusuma. Pada 10 April tercatat 75 pergerakan pesawat atau turun 20,21% dibandingkan dengan 9 April yang sebanyak 95 pergerakan.

Pada 11 April di Halim Perdanakusuma terdapat 53 pergerakan pesawat atau turun 29,33% dibandingkan dengan 10 April.

“Penerbangan memang mengalami penurunan, namun di sisi lain hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 seiring dengan berlakunya PSBB,” jelas Muhammad Awaluddin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini