Dishub Se-Jabodetabek Sepakat Aturan Transportasi Selama PSBB

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 April 2020 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 320 2198766 dishub-se-jabodetabek-sepakat-aturan-transportasi-selama-psbb-n8mBqfBFx5.jpg Transjakarta Salah Satu Transportasi yang Beroperasi Selama PSBB. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggelar rapat dengan cara bersama dengan Dinas Perhubungan tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Rapat perlu dilakukan mengingat akan segera diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah penyangga Ibu Kota (Bodetabek) dalam beberapa hari ke depan menyusul pemberlakuan status PSBB DKI Jakarta sejak Jumat 10 April 2020.

Kepala BPTJ Polana B Pramesti mengatakan, dalam rapat dibahas perlunya sinergi kebijakan-kebijakan pengendalian transportasi yang telah dan akan dibuat atau diterapkan oleh masing-masing daerah di wilayah Jabodetabek dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) selama diberlakukannya PSBB.

Baca Juga: BPTJ: Ojek Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB Jabodetabek

Polana menyampaikan, jika pada rapat tersebut seluruh daerah sepakat jika aturan yang dikeluarkan oleh masing-masing Pemerintah Daerah harus sinkron antara satu dengan yang lain.

“Mengingat Jabodetabek merupakan wilayah teraglomerasi di mana memiliki keterhubungan mobilitas antar wilayah satu sama lain, maka perlu keselarasan kebijakan pembatasan transportasi diantara wilayah jabodetabek agar tidak terjadi permasalahan dan hambatan di lapangan,” ujar Polana, dalam keterangannya, Selasa (14/4/2020).

Baca Juga: Implementasi Aturan Ojol Bawa Penumpang di Wilayah PSBB Ditentukan Pemda

Namun demikian, Polana menjelaskan jika aturan yang nantinya diterbitkan masing-masing pemerintah daerah dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah, mengingat karakteristik wilayah di Jabodetabek yang berbeda-beda.

“Yang penting di dalam status PSBB ini, transportasi khususnya angkutan penumpang tidak diberhentikan sama sekali, namun dilakukan pembatasan baik menyangkut waktu operasional ataupun jumlah penumpang,” ungkap Polana.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini