
Adapun jika struktur impor menurut penggunaan barang, peran golongan bahan baku atau penolong menjadi yang tertinggi atau sebesar 77,01% dari total impor. Pada Maret, impor bahan baku penolong mencapai USD10,28 miliar atau meningkat 16,34% dibandingkan bulan lalu (Month to Month/MtM).
Setelah itu disusul oleh impor barang modal yang berkontribusi sebesar 13,49% dari total impor. Pada Maret, impor barang modal mencapai USD1,80 miliar atau turun 1,55%% dibandingkan bulan lalu (Month to Month/MtM).
Lalu di tempat ketiga ada peran golongan barang konsumis yang berkontribusi sebesar 9,50% dari total impor. Pada Maret, impor barang konsumsi mencapai USD1,27 miliar atau meningkat 43,80% dibandingkan bulan lalu (Month to Month/MtM).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)