JAKARTA - Pemerintah buka suara terkait program kartu pra kerja yang dinilai syarat kepentingan dan tidak transparan. Mengingat salah satu platform Badan Latihan Kerja (BLK) yang ditunjuk pemerintah, ada yang dimiliki Staff Khusus Milenial Presiden Adamas Belva Delvara. Platform tersebut adalah ruangguru.
Baca Juga: Dana Pra-Kerja Rp3,55 Juta Hanya Bisa Dicairkan Satu Kali, Gunakanlah Sebaik-baiknya
Direktur Komunikasi Program Kartu Pra Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, pemilihan BLK program kartu pra kerja ini dilakukan bukan dengan skema penunjukan langsung. Perusahaan yang berminat untuk ambil bagian inilah yang mengajukan diri kepada pemerintah.
“Tidak pernah ada penujukan langsung. Semuanya berbasis kolaborasi kerjasama,” ujarnya kepada Okezone, Kamis (16/4/2020).
Baca Juga: Gelombang Pertama, Menko Airlangga: 2,78 Juta Peserta Sudah Bergabung Kartu Pra-Kerja
Ketika itu, ada delapan perusahaan dari pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan hingga skillacademy by ruangguru. Saat pertama kali mengajukan diri, pemerintah langsung memberikan lampu hijau kepada delapan perusahaan itu untuk menjadi BLK.
“Saya pikir waktu itu yang mengajukan delapan perusahaan itu,” kata Panji.