Pelayanan Investasi dan Perizinan Jakarta Raih Anugerah Public Relations Award

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 23 April 2020 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 320 2203970 pelayanan-investasi-dan-perizinan-jakarta-raih-anugerah-public-relations-award-FIGHdObrUk.jpg Pelayanan Investasi di DKI Jakarta. (Foto: Okezone.com/Dok. DPMPTSP Jakarta)

JAKARTA - Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta diapresiasi dalam kompetisi dunia Komunikasi di Indonesia, Anugerah Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2020. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta menyabet sembilan penghargaan sekaligus dalam ajang kompetisi tahunan sebagai barometer keberhasilan kinerja kehumasan bagi setiap institusi dan korporasi dengan total diikuti oleh 534 entry pada tahun 2020 ini, yang merupakan tahun kelima penyelenggaraan PRIA tersebut.

“Ini merupakan kali pertama Pemprov. DKI Jakarta melalui DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta mengikuti Anugerah PRIA dan langsung meraih Platinum Awards (Juara Umum) untuk kategori Pemerintah Provinsi” tutur Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga: Upaya BKPM Kejar Target Investasi di Tengah Pandemi Corona

Menurutnya, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta telah membuktikan kinerja nyata dalam memberikan pelayanan. “Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Ibu Kota yang telah mengurus sendiri perizinan/nonperizinanya dan menjadi pemicu bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai Solusi Investasi dan Perizinan di Jakarta,” ujar Benni.

Sementara itu, pengelolaan komunikasi yang efektif menjadi kunci kesuksesan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima bagi warga Ibu Kota. Program Komunikasi melalui Pendekatan Kehumasan menjadi sangat penting untuk dilakukan, yakni sebagai “jembatan” antara instansi dengan publiknya.

Praktisi Humas adalah garda terdepan dalam menjaga citra instansi, bahkan saat krisis terjadi, Praktisi Humas harus mampu berpikir dua sisi yaitu apa yang dilakukan saat masa krisis dan apa yang akan dilakukan setelah masa krisis dilewati.

“Dalam memberikan pelayanan publik dibutuhkan pendekatan komunikasi dua arah dengan masyarakat. Pemerintah terus menciptakan begitu banyak inovasi, namun jika tanpa dikomunikasikan maka inovasi tersebut tidak akan berarti bagi publik, oleh karenanya komunikasi yang efektif penting untuk terus dibangun oleh setiap instansi dan lembaga, termasuk DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta,” imbuh Benni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini