Bus Bandara Soetta Disetop, Pendapatan Damri Anjlok 90%

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 27 April 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 320 2205395 bus-bandara-soetta-disetop-pendapatan-damri-anjlok-90-ZaG0yfCnvm.jpg Bus Damri (Okezone)

JAKARTA - Perum Damri menginformasikan bahwa operasional bus Bandara Soekarno-Hatta ditutup secara keseluruhan sementara mulai 24 April hingga 31 Mei 2020. Hal ini upaya mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Nico R. Saputra mengatakan penutupan ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah.

 Baca juga: Imbas Pelarangan Mudik, Damri Lakukan Penyesuaian Jadwal

"(Ini) dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang memberlakukan larangan sementara penerbangan di dalam negeri melalui Bandara Soekarno-Hatta yang ditetapkan sebagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," ujarnya mengutip website Damri, Jakarta, Senin (27/4/2020).

Akibat dampak tersebut, Nico mengungkapkan pendapatan perusahaan menurun hingga 90%. Apalagi, ada beban (fix cost) yang harus ditanggung seperti Gaji Karyawan, premi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, cicilan kendaraan dan beban lainnya.

 Baca juga:  Penerbangan Internasional Tidak Terdampak Pelarangan Mudik

DAMRI sebagai moda transportasi darat terdampak dari kebijakan social distancing dan physical distancing. Kebijakan yang ditindaklanjuti dengan sosialisasi masif kepada masyarakat untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah dari rumah, sekaligus penutupan lokasi wisata telah membatasi pergerakan masyarakat di luar rumah.

"Di tengah kondisi tersebut, kami tetap mendukung upaya pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 dan berharap seluruh masyarakat dapat mendukung kebijakan ini," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini