Pebisnis Diizinkan Naik Pesawat Saat Pelarangan Mudik, Begini Penjelasan Kemenhub

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 320 2205948 pebisnis-diizinkan-naik-pesawat-saat-pelarangan-mudik-begini-penjelasan-kemenhub-eXSNZi9JOw.jpg Mudik Diimbau untuk Tidak Dilakukan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan pebisnis yang diperbolehkan naik pesawat terbang adalah pelaku usaha yang membawa barang atau logistik.

Hal ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait pebisnis untuk naik pesawat terbang di tengah kebijakan pelarangan mudik.

"Bersama ini kami klarifikasi bahwa yang dimaksud pebisnis adalah pelaku usaha yang membawa barang atau logistik (angkutan barang/logistik) yang dibutuhkan oleh masyarakat termasuk bahan pangan, alat kesehatan, dan lainnya. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dalam keterangannya, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Ada Larangan Mudik, PO Putra Jaya Hanya Operasikan 10% Busnya

Dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, disebutkan bahwa angkutan barang atau logistik mendapat pengecualian dari pemberlakukan larangan sementara transportasi baik pribadi maupun umum yang membawa penumpang.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Umar Arif mengatakan, dalam aturan tersebut diatur masalah sanksi yang akan dikenakan pada masyarakat yang nekat mudik. Sanksi tersebut akan dibagi menjadi dua tahap.

Untuk tahap pertama, sanksi teguran secara persuasif dengan meminta agar masyarakat kembali ke rumahnya. Sanksi ini beralku mulai 24 April hingga 7 Mei mendatang.

"Sebagai contoh darat, ada mobil itu belum diberikan sanksi menggunakan ketentuan yang berlaku dalam artian dia disuruh pulang saja bahwa anda tidak boleh mudik tapi tetap persuasif intinya tidak boleh mudik tapi tidak diberikan sanksi lagi," ujarnya dalam teleconfrence.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini