Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Upaya Mitigasi 'Selamatkan' Proyek Migas di Tengah Pandemi Virus Corona

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 28 April 2020 |15:02 WIB
Upaya Mitigasi 'Selamatkan' Proyek Migas di Tengah Pandemi Virus Corona
SKK Migas Ungkap Dampak Covid-19 pada Proyek Migas. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan sejumlah upaya untuk memitigasi dampak virus corona pada kegiatan hulu migas di Indonesia.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya sudah memulai birokrasi secara digital. Misalnya, proses perizinan termasuk approval digital.

"Kami sejak Senin kemarin memulai proses digitalisasi. Kami juga mencoba melaksanakan koordinasi dengan KKKS yang intinya selama kondisi saat ini menunda development dan kami akan berusaha melaksanakan perhitungan, tapi kami laporkan situasi terkini," ujar Dwi, dalam telekonferensi dengan Komisi VII DPR, Selasa (27/4/2020).

Baca Juga: SKK Migas Beberkan Dampak Covid-19 ke DPR

Selanjutnya, SKK Migas melakukan comprehensive assesment terkait opsi harga minyak untuk memperhitungkan keeokonomian gas. Lalu, evaluasi planned shutdown.

"Kita juga koordinasi dengan stakeholder terkait pengecualian mobiliasi barang dan pekerja. Mengajukan kepada Menteri ESDM ususlan pemberian stimulus untuk KKKS," ujarnya.

Selain itu, SKK Migas meminta KKS memaksimalkan tangki penyimpanan sementara dan meminta KKS melakukan negosiasi ulang kontrak.

"Ini dalam rangka efisiesni biaya. Meaksimalkan tangki untuk penyimpanan sementara," ujarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement