Dolar AS Melemah Menanti Hasil Rapat The Fed

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 278 2206450 dolar-as-melemah-menanti-hasil-rapat-the-fed-d19Xk7JckO.jpg Dolar (Reuters)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan Selasa (28/4/2020) waktu setempat. Pelemahan tersebut sehari sebelum Federal Reserve akan menyelesaikan pertemuan untuk menentukan kebijakan bank sentral.

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (29/4/2020), melihat keseimbangan mata uang dolar di akhir bulan membuatnya menjadi negatif. Di mana, dolar AS akan dijual terhadap euro, poundsterling, Yen Jepang, dan Dolar Australia.

 Baca juga: AS Longgarkan Lockdown, Dolar Malah Bergerak Lesu

Indeks dolar turun 0,423% terhadap sekeranjang mata uang menjadi 99,85. Ini telah meningkat dari 99,00 pada akhir Maret.

Dolar Australia melonjak 0,56% menjadi USD0,6500 setelah sebelumnya mencapai USD0,6514, tertinggi sejak 11 Maret.

Investor akan mengawasi untuk melihat apakah bank sentral AS memberikan petunjuk tentang kemungkinan jalannya ekonomi ke depan. Apalagi setelah menghadapi kehancuran ekonomi dari wabah virus Corona.

 Baca juga: Indeks Dolar Menguat karena Ketidakpastian Stimulus Ekonomi di Eropa

Pertemuan bank sentral minggu ini dan penyeimbangan kembali untuk akhir bulan akan membuat sulit untuk membaca pergerakan pasar dalam beberapa hari mendatang, kata Mark McCormick, kepala global strategi FX di TD Securities di Toronto.

“Kami tidak akan menarik terlalu banyak kesimpulan tentang keadaan pasar mata uang selama beberapa sesi berikutnya mengingat percampuran antara penggerak kebijakan dan teknis,” kata McCormick.

Greenback memberikan kembali beberapa kerugian sebelumnya karena saham datang dari tertinggi karena kekhawatiran bahwa virus corona dapat menyebar lebih jauh dari yang diperkirakan sebelumnya jika bisnis dibuka kembali secara prematur.

Optimisme bahwa negara-negara di seluruh dunia semakin dekat untuk membuka kembali ekonomi mereka telah menghibur saham minggu ini dan mengurangi permintaan untuk greenback. [.N]

Crown Swedia melonjak terhadap dolar dan euro setelah bank sentral Swedia mempertahankan suku bunga stabil. Serta mempertahankan langkah-langkah stimulus yang dirancang untuk mendukung ekonomi yang terpukul oleh pandemi coronavirus.

Greenback turun 1,16% menjadi 9,8805 Crown Swedia. Setelah sebelumnya mencapai serendah 9,8527, terendah sejak 30 Maret.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini