Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, 81 Fintech Ilegal Incar Masyarakat yang Butuh Dana Cepat

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |12:09 WIB
Waspada, 81 Fintech Ilegal Incar Masyarakat yang Butuh Dana Cepat
Dana segar (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat berhati-hati terhadap banyaknya penawaran pinjaman dari fintech lending tidak berizin serta penawaran investasi ilegal yang marak muncul memanfaatkan kondisi ekonomi yang sedang melemah akibat dampak penyebaran Covid –19.

Pada masa pandemi Covid 19 ini, di bulan April, Satgas menemukan 81 fintech peer to peer lending ilegal. Sehingga total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018-April 2020 sebanyak 2.486 entitas.

 Baca juga: Awas Jebakan Investasi Bodong, Simak Tips Ini

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, saat ini masih marak penawaran fintech lending ilegal yang sengaja memanfaatkan kesulitan keuangan sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sasaran mereka adalah masyarakat yang membutuhkan uang cepat untuk memenuhi kebutuhan pokok atau konsumtif,” kata Tongam dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

 Baca juga: Warren Buffett Jadi Korban Investasi Bodong dengan Skema Ponzi

Menurut Tongam, penawaran pinjaman dari fintech lending yang tidak berizin sangat merugikan bagi masyarakat. Karena selain mengenakan bunga yang sangat tinggi dan jangka waktu pinjaman pendek, mereka juga akan meminta akses semua data kontak di handphone.

“Ini sangat berbahaya, karena data ini bisa disebarkan dan digunakan untuk alat mengintimidasi saat penagihan,” kata Tongam.

Tongam juga meminta agar masyarakat yang memanfaatkan pinjaman fintech lending menggunakan dananya untuk kepentingan yang produktif. Serta bertanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman tersebut sesuai waktu perjanjian.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement