Imbas Covid-19, Pendapatan KAI Turun Sebesar Rp21,13 Miliar

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 320 2206864 imbas-covid-19-pendapatan-kai-turun-sebesar-rp21-13-miliar-cLFadAVR5z.jpg Kereta Api (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, pendapatan penumpang harian anjlok dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro pada rapat kerja virtual bersama Komisi VI terkait dampak Covid-19.

Menurutnya, pendapatan penumpang harian rata-rata KAI pada kuartal I 2020 sebesar Rp21,13 miliar. Di mana jumlah penumpang harian rata-rata pada kuartal I 2020 sebesar 1,2 juta penumpang, yang terdiri dari 775.501 penumpang KRL, 208.210 penumpang kereta api jarak jauh, dan 5.891 penumpang bandara.

Baca Juga: Refund Tiket Kereta Online Cair dalam 3 Hari

"Sementara itu, pada tanggal 31 Maret 2020 jumlah penumpang harian hanya menyisakan 275.827 penumpang," ujar dia, Rabu (29/4/2020).

Angka tersebut, lanjut dia terdiri dari 226.625 penumpang KRL, 48.773 penumpang kereta api jarak jauh, dan 429 penumpang kereta bandara.

Baca Juga: 877.618 Tiket Kereta Telah Dibatalkan, Termasuk Angkutan Lebaran

"Pada tanggal 31 Maret 2020, pendapatan penumpang harian KAI hanya mencapai Rp4 miliar. Hal itu karena ada penurunan penumpang, berkurang jauh," ungkap dia.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membatalkan seluruh angkutan penumpang termasuk pada masa Lebaran tahun ini, mulai 14 Mei sampai 4 Juni 2020. Dengan demikian penumpang yang sudah membeli tiket bisa mengembalikannya dengan penggantian 100%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini