Turun 59%, Saham CBMF Jadi Sorotan BEI

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 278 2207124 turun-59-saham-cbmf-jadi-sorotan-bei-uVldmSnYmV.jpg Pergerakan Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukan saham PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) ke dalam unusual market activity (UMA). Pasalnya, saham ini mengalami penurunan harga yang tidak biasa.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham CBMF yang di luar kebiasaan," tulis pengumuman tertulis BEI, Kamis (30/4/2020).

Saham CBMF memang baru tercatat di BEI pada 9 April 200 dengan harga dasar Rp160. Pada perdaganan perdananya, sahamnya berakhir menguat ke Rp216.

Baca Juga: Turun 66%, BEI Cermati Saham Nusantara Almazia

Tetapi, pada Kamis 29 April, saham ini sudah berada di Rp136. Lebih rendah dari harga dasar saat IPO. Artinya, saham ini sudah melemah 59%.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 8 April 2020 yang dipublikasikan melalui website Bursa Efek terkait pencatatan saham dari penawaran umum.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham CBMF tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," jelas dia.

Selanjutnya, dia meminta investor untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa. Lalu mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

Investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal," jelas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini