JAKARTA - Jumlah pendaftar kartu pra kerja hingga gelombang kedua dibuka mencapai 8,6 juta orang. Dari angka tersebut 168.111 orang dinyatakan lolos di gelombang pertama, dan 288.154 orang dinyatakan lolos di gelombang kedua.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari jumlah tersebut paling daerah yang paling banyak lolos kartu pra kerja adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul dengan daerah Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Lalu untuk luar pulau jawa, yang paling banyak selanjutnya adalah Sulawesi Selatan. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan berapa peserta yang lolos dari masing-masing daerah tersebut.
"Kemudian tadi juga disampaikan kartu prakerja yg sudah registrasi 9 juta, yang sudah dapatkan saldo itu ada gelombang pertama dan kedua, sebanyak 456.000 user, terbanyak di Jakarta, kemudian Jabar, Jateng, Jatim dan Sulsel. Hampir di seluruh wilayah RI," ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (30/4/2020).
Menurut Airlangga, para peserta yang lolos tersebut nantinya akan diberikan insentif oleh pemerintah sebesar Rp3,55 juta setiap peserta. Dana insentif akan ditransfer melalui rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.
