Imbas Covid-19, Aktivitas Manufaktur China Sepanjang April 2020 Turun

Kamis 30 April 2020 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 320 2207460 imbas-covid-19-aktivitas-manufaktur-china-sepanjang-april-2020-turun-HrMSxXlfRK.jpeg Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Aktivitas manufaktur di China dinyatakan menurun pada bulan April. Hal ini sebagai dampak pandemi virus corona terjadi dan menghentikan hampir semua aktivitas ekonomi global.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Peritel Siap Antar Belanjaan Konsumen

Biro Statistik Nasional merilis laporan yang menyebutkan Indeks Manajer Pembelian (PMI) turun menjadi 50,8 bulan April, turun dari 52 pada bulan Maret. Angka di bawah 50 mewakili kontraksi dalam aktivitas.

Beijing membuat seluruh kegiatan ekonomi dan pribadi terhenti pada bulan Februari dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona, yang pertama kali dideteksi pada Desember lalu di Wuhan, kota di ChinaTengah.

Baca Juga: Virus Corona Menyebar, Mal di Jakarta Mulai Ditutup dan Beroperasi Terbatas

Pemerintah secara bertahap mencabut pembatasan-pembatasan itu sementara jumlah kasus baru telah melambat, tetapi ekonomi terus bertatih-tatih karena kurangnya permintaan di AS dan Eropa, di mana jutaan warga di sana masih berada di bawah peraturan semacam karantina.

Biro statistik itu juga melaporkan PMI nonmanufaktur, yang mencakup aktivitas dalam bidang jasa seperti akomodasi, olahraga dan hiburan, berada pada angka 53,2 pada bulan April, naik satu poin dari bulan sebelumnya, demikian dilansir VOA, Kamis (30/4/2020).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini