BPJS Ketenagakerjaan Tunggu Aturan Pemerintah untuk Potong Iuran Peserta

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 01 Mei 2020 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 320 2207883 bpjs-ketenagakerjaan-tunggu-aturan-pemerintah-untuk-potong-iuran-peserta-t1DJsTF91N.jpg BPJS Ketenagakerjaan Akan Potong Iuran Peserta. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) akan merelaksasi iuran peserta. Iuran peserta dipotong 90%, atau cukup dibayarkan pemberi kerja sebesar 10% setiap bulannya.

Namun demikian kebijakan tersebut masih menunggu arahan pemerintah. Di mana saat ini sedang difinalkan Peraturan Pemerintahnya.

"Pelaksanaan implementasi (relaksasi iuran) kebijakan relaksasi iuran itu, masih harus menunggu terbitnya regulasi Peraturan Pemerintah (PP), yang saat ini sedang difinalisasi oleh Pemerintah," ujar Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Baca Juga: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Dipotong, Perusahaan Hanya Bayar 10%

Adapun iuran yang akan direlaksasi sebagai berikut:

- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) rencananya dipotong 90% atau cukup dibayarkan pemberi kerja sebesar 10% setiap bulannya selama 3 bulan.

- Iuran Jaminan Pensiun (JP) rencananya dibayarkan sebesar 30% saja setiap bulannya selama 3 bulan. Sedangkan selebihnya sebesar 70% dapat ditunda pembayarannya sampai 6 bulan berikutnya.

- Untuk Jaminan Hari Tua (JHT) tidak dilakukan relaksasi dan tetap dibayarkan pemberi kerja dan pekerja sesuai regulasi berlaku.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini