Mendag Minta Pasar Rakyat Gunakan Jasa Transportasi Online

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 03 Mei 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 320 2208374 mendag-minta-pasar-rakyat-gunakan-jasa-transportasi-online-C1tdcLRaz2.jpeg Ojol (Okezone)

JAKARTA - Pasar Rakyat Diminta agar tetap beroperasi di tengah Covid-19. Di mana, tetap menerakan protokol kesehatan yang telah diberikan.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pihaknya mendorong pemerintah propinsi/kota untuk dapat melakukan inovasi di masa pandemi ini dalam operasional Pasar Rakyat. Seperti mengatur jam buka dan jumlah pedagang secara bergiliran, menggunakan sistem pesan antar barang melalui media sosial, seperti whatsapp, facebook, IG, sebagaimana telah dilakukan pengelola pasar di DKI Jakarta, Purbalingga, Palembang, Pontianak, Balikpapan, Denpasar.

 Baca juga: Revitalisasi 3 Pasar di Jawa Timur Selesai, Berapa Anggarannya?

"Bekerjasama dengan aplikasi tranportasi online, seperti Go-Jek dan Grab. Membuka pasar dengan menutup ruas jalan serta mengatur jarak pedagang sesuai protokol COVID-19, seperti contoh yang dilakukan pemerintah daerah kota Salatiga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (3/5/2020).

Sebelumnya, asar rakyat diminta tetap harus beroperasi di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Di mana, tetap mengedepankan kebersihan pasar serta pedagang dan pembeli.

 Baca juga: Hadapi Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Masalah Distribusi hingga Kredit

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, beroperasi pasar rakyat harus mengedepankan kebersihan pasar dan pedagang/pembeli, menerapkan physical distancing dalam optimalisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah untuk memutuskan penebaran COVID-19.

"Berbagai upaya tetap berdoa dan ikhtiar untuk kesehatan para pedagang dan pembeli, namun di sisi lain pasar rakyat diharapkan tetap beroperasi dengan mengedepankan kebersihan pasar, pedagang dan pembeli," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini