Jasa Angkutan Udara Turun, Transportasi Catat Deflasi 0,42%

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Mei 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 320 2208885 jasa-angkutan-undara-turun-transportasi-catat-deflasi-0-42-gmT9RtBfF5.jpg Permintaan Jasa Angkutan Udara Menurun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada April 2020 sebesar 0,08%. Namun untuk sektor transportasi justru megalami deflasi meskipun bisnisnya di hajar virus corona.

Adapun kelompok transportasi terjadi deflasi sebesar 0,42%. Angka ini menyumbang pada deflasi sebesar 0,05% pada April 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, salah satu yang berkontribusi besar pada deflasinya sektor transportasi adalah tarif angkutan udara. Sebab jumlah orang yang menaiki angkutan udara mengalami penurunan yang drastis.

Baca Juga: Harga Gula hingga Bawang Merah Jadi Pemicu Inflasi

"Transportasi bulan ini deflasi 0,42% dan andil ke deflasi 0,05%. Satu-satunya komoditas yang dominan berikan sumbangan deflasi pada kel ini adalah tarif ankutan udara, memberikan andil ke deflasi 0,05%," ujarnya dalam teleconfrence, Senin (4/5/2020).

Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, penurunan permintaan pada angkutan udara ini juga disebabkan oleh penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga, aktivitas orang lewat semua moda transportasi umum baik darat hingga udara dibatasi.

(fbn.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini