Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS: Ekonomi Mitra Dagang Utama RI Banyak yang Terkontraksi

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |11:36 WIB
BPS: Ekonomi Mitra Dagang Utama RI Banyak yang Terkontraksi
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju ekonomi di beberapa mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi. Hal ini sebagai dampak lockdown selama masa pandemi covid-19.

“Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mengalami kontraksi karena penyebaran covid-19 yang dimulai pada akhir 2019 di Wuhan,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/5/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Mulai Pulih di Akhir Tahun

Ekonomi China yang merupakan negara tujuan utama ekspor RI pada triwulan I 2020 terkontraksi menjadi minus 6,8%. Kemudian ekonomi AS pada kuartal I 2019 masih tumbuh 2,7% namun pada kuartal I 2020 hanya tumbuh 0,3%.

“Singapura minus 2,2%, Korea Selatan melambat jadi 1,3%, Vietnam juga melambat menjadi 3,8%, artinya tidak ada yang kebal terhadap covid-19. Covid-19 tidak mengenal negara maju, berkembang semua terkena dampak tidak terkecuali Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Melambat, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 2,97% pada Kuartal I-2020

Di sisi lain, BPS mencatat harga komoditas migas dan hasil tambang di pasar internasional secara umum mengalami penurunan pada kuartal I 2020. Sebaliknya, harga komoditas makanan seperti minyak kelapa, gandum gula mengalami peningkatan.

“Ekonomi mitra dagang utama Indonesia banyak yang mengalami kontrasi sebagai akibat dari lockdown untuk mengendalikan covid-19 misalnya untuk China,” tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement