"Sementara itu, segi pembentukan modal maupun ekspor-impor Indonesia turun. Penurunan impor disebut mencapai minus 2,19%," ungkap dia.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 2,97%, BPS: Semua Sektor Melambat
Dia juga menjelaskan, ekonomi Indonesia akan dipengaruhi demand shock akibat wabah Covid-19. Apalagi di kuartal kedua ini pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memotong penyebaran dari pandemi tersebut.
"Dari pemotongan ini dari segi kesehatan siklus yang terjadi tidak terjadi akselerasi bahkan beberapa perkiraan mengatakan bahwa di bulan Mei akan ada flattening off. Sehingga, kami mempersiapkan exit strategy dari pandemi ini, agar masalah di kesehatan tidak merembet ke sektor-sektor lain," pungkas dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.