JAKARTA - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) mengungkapkan dampak virus corona terhadap bisnis dan para pekerjanya. Secara keseluruhan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) turun, apalagi saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Meski demikian Hiswana Migas mendukung penuh upaya PT Pertamina (Persero) dalam mempertahankan operasional penyaluran BBM dan juga Liquified Petroleum Gas (LPG), sehingga kegiatan usaha tetap berjalan di masa pandemi Covid-19.
Baca Juga: Dampak PSBB, Konsumsi Pertamax Cs Turun 35%
Ketua Umum DPP Hiswana Migas Rachmad Muhamadiyah mengatakan, saat ini para para pengusaha tetap mengoperasikan SPBU, meski konsumsi BBM terus menurun sejak awal merebaknya virus Corona, dan semakin merosot tajam saat sejumlah wilayah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Walaupun kondisi tidak normal, kami tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan BBM dan LPG masyarakat," ujar Rachmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).
Baca Juga: Harga BBM Tak Kunjung Turun, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Menurutnya, dengan tetap beroperasinya lembaga penyalur BBM dan LPG seperti SPBU, SPBE/SPPBE, agen LPG dan Pangkalan LPG, dapat mengurangi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang saat ini marak terjadi di industri.
"Kami upayakan seluruh tenaga kerja dalam ekosistem hilir migas tetap menjalankan aktivitas operasionalnya sehingga roda perekonomian terus bergerak sehingga stabilitas perekonomian juga dapat terjaga," imbuhnya.
