Garuda Indonesia Mulai Terbang Lagi Hari Ini

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210456 garuda-indonesia-mulai-terbang-lagi-hari-ini-YWfyDymA4I.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Garuda Indonesia mulai membuka perjalanan kembali terhitung pada hari ini. Hal tersebut menyusul dibukanya kembali seluruh akses transportasi oleh pemerintah mulai hari ini.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, sejak pukul 00.01 Garuda sudah kembali melayani operasional penerbangan. Namun pengoperasiannya akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Garuda Pinjam USD50 Miliar dan Rp2 Triliun untuk Survive saat Covid-19

Operasional kembali pesawat juga sebagai tindak lanjut kebijakan pengendalian transportasi selama Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H yang mengacu pada ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Nomor 4 Tahun 2020.

"Pelan-pelan mulai lengkap besok," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (7/5/2020).

Menurut Irfan, pengoperasian pesawat ini juga nantinya akan mengacu pada protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, penumpang yang diangkut juga terbatas dan harus sesuai dengan kriteria masyarakat yang dapat mengakses layanan transportasi pada masa pandemi Covid-19.

Garuda

Sebagai salah satu contohnya adalah seperti penumpang yang akan penumpang yang diperbolehkan untuk masyarakat yang memiliki keperluan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan dan medis. Selain itu, penumpang yang boleh bepergian juga merupakan masyarakat yang akan pulang ke daerah asal dengan beberapa kebutuhan mendesak seperti, repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia.

"Kembali dioperasikannya layanan penerbangan domestik ini kami lakukan berdasarkan komunikasi intensif bersama Pemerintah dan otoritas terkait dalam memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan selaras dengan misi berkesinambungan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang jelas dan terukur, khususnya sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait," jelas Irfan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini