Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produksi Katering Pesawat Turun 97% Akibat Covid-19

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2020 |17:16 WIB
Produksi Katering Pesawat Turun 97% Akibat Covid-19
Katering Pesawat Terkena Dampak Covid-19. (Foto: Okezone.com/Thedailymeal)
A
A
A

JAKARTA - Industri penyedia makanan di pesawat ikut tertekan imbas turunnya aktivitas industri penerbangan karena dampak virus corona. Bahkan produktivitas catering pesawat saat ini tinggal 3%.

Direktur Utama PT Aerofood Indonesia Sis Handaya Aziz mengungkapkan, dampak wabah Covid-19 bagi Aerofood ACS sungguh berat. Apalagi saat penerbangan komersil dilarang beroperasi, membuat penjualan makanan semakin menurun.

Baca Juga: Avianca, Maskapai Tertua Kedua di Dunia Ajukan Kebangkrutan ke Pengadilan AS

"Dari data seperti sales Aerofood ACS 70% masih dari inflight food services, selebihnya 30% dari industrial Catering. Sehingga berdampak sangat serius terhadap Aerofood," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (12/5/2020).

Dengan mayoritas produksi untuk penerbangan komersil yang sekarang dibatasi, pendapatan perusahaan pun ikut menurun. Termasuk juga pada produktivitas yang sekarang hanya tinggal 3%.

Baca Juga: Viral, Video Menyentuh Hati Staf British Airways Tak Ingin Di-PHK

"Penurunan revenue akibat drop produksi ACS sebesar 97% dan ini diakibatkan turunnya penerbangan Garuda maupun Non Garuda (foreign airlines) sampai sebesar 90%," ujarnya.

Dengan kondisi itu, anak usaha Garuda Indonesia ini pun harus melakukan efisiensi guna menjaga keberlangsungan usaha. Seperti, merumahkan para pegawai karena memang produksi menurun.

"Barang pasti konsekuensinya seperti itu. Kita rumahkan sampai menunggu kondisi normal kembali," ujarnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement