McDonald's Didenda Rp10 Juta akibat Pelanggaran PSBB di Sarinah

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 14 Mei 2020 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 320 2214185 mcdonald-s-didenda-rp10-juta-akibat-pelanggaran-psbb-di-sarinah-bmQ33F5Vjj.jpg McDonald's Sarinah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Manajemen McDonald's didenda sebesar Rp10 juta oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini merupakan buntut penutupan gerainya di Sarinah yang dipadati banyak orang.

Pemprov DKI melalui Satpol PP menindaklanjuti pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan pihak manajemen McDonalds Sarinah.

 Baca juga: McDonald's Berpeluang Balik Lagi ke Sarinah

Terdapat kerumunan masyarakat saat acara penutupan operasional gerai makanan cepat saji tersebut di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu 10 Mei 2020. Sanksi pembayaran denda pun dijatuhkan bagi pihak manajemen McDonald's Sarinah akibat pelanggaran tersebut.

Penjatuhan sanksi itu diawali dengan pemanggilan kepada pihak manajemen McDonald Sarinah. Dalam pemanggilan tersebut, jajaran Satpol PP Provinsi DKI Jakarta lantas memberikan teguran dan menjelaskan kelalaian pihak manajemen terkait pelaksanaan PSBB di Jakarta yang tertuang dalam Pergub No. 33 Tahun 2020.

"Pemanggilan dilakukan pada hari ini, 14 Mei 2020. Pihak manajemen bersikap kooperatif serta mengakui kelalaiannya," ungkap Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2020).

 Baca juga: Bikin McDonald's Pertama Tutup, Ini Bocoran Bentuk Renovasi Gedung Sarinah

Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan, pihak manajemen McDonald's Sarinah juga telah bersedia membayar denda sanksi administratif sesuai yang tertulis pada Pergub No. 41 Tahun 2020 Pasal 7. Adapun denda administratif yang telah dibayarkan adalah denda maksimal yakni sebesar Rp10 juta oleh pihak manajemen McDonald's Sarinah melalui Bank DKI.

Berkaca dari kejadian ini, ke depan, diharapkan para pelaku usaha maupun seluruh masyarakat di Jakarta dapat semakin disiplin dalam menjalani masa PSBB. Hal ini tak lain untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Ibu Kota. Sehingga, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani virus ini.

Okezone telah berusaha meminta konfirmasi dari manajemen McDonald's, tetapi hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini