Impor dari China Naik Jadi USD762,3 Juta di April 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 320 2214540 impor-dari-china-naik-jadi-usd762-3-juta-di-april-2020-fHfWesTcfW.jpeg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatatkan nilai impor pada April 2020 sebesar USD12,54 miliar. Salah satu penyumbang terbesar dari impor adalah ada pada impor non migas dengan USD11,75 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, China menjadi salah satu negara yang berkontribusi besar pada impor non migas RI di April 2020. Bahkan angka impor asal China ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya menjadi sebesar USD762,3 juta.

Baca juga: Vietnam Evaluasi Kebijakan Ekspor Beras

Kemudian disusul dengan Kanada dan Brazil dengan angka impor masing-masing sebesar USD84,1 juta dan USD80,6 juta. Lalu ada Amerika Serikat dan Pantai Gading dengan angka impor non migas masing-masing USD28,8 juta dan USD23,9 juta.

Sementara impor dari Malaysia, Hong Kong, dan Swiss justru mengalami penurunan masing-masing menjadi USD155,3 juta, USD 135,1 juta, dan USD 120,4 juta. Kemudian impor dari Thailand dan India juga anjlok menjadi hanya USD111,4 juta dan USD92,1 juta saja.

“Kenaikan impor dari China ini menunjukkan sudah ada recovery dari negara sudah berjalan cukup bagus,” ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Ekspor Produk Perhiasan RI Berhenti Total akibat Corona

Sementara secara kumulatif dari Januari hingga April 2020, pangsa impor non migas RI masih dipegang oleh negara-negara di wilayah Asia Tenggara dengan angka sebesar USD9,19 miliar atau 20,19 dari total impor. Lalu ada Uni Eropa dengan total impor sebesar USD3,74 miliar atau 8,22% dari total impor non migas.

"Dari total per benua total impor ASEAN mencapai USD9,19 Miliar sedangkan dari Uni Eropa mencapai USD8,22 miliar," kata Kecuk.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini