Daftar PNS yang Terima dan Tidak Terima THR

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 320 2214575 daftar-pns-yang-terima-dan-tidak-terima-thr-Bbrned1L0z.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pegawai negeri sipil (PNS) cari paling telat pada hari ini, Jumat 15 Mei 2020. Pencairan THR untuk PNS ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.05/2020. Dalam aturan ini dijelaskan kriteria PNS yang menerima atau tidak menerima THR.

Dalam pasal 2, disebutkan jika THR tahun 2020 ini akan diberikan kepada 13 kriteria PNS.

1. PNS

2. Prajurit TNI

3. Anggota POLRI

4. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang ditempatkan

atau ditugaskan di perwakilan Republik Indonesia di luar

negeri

Baca Juga: Semua PNS Tetap WFH, Termasuk yang Usianya di Bawah 45 Tahun

5. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang ditugaskan

di luar instansi pemerintah baik di dalam maupun di luar

negeri yang gajinya dibayar oleh instansi induknya

6. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI penerima uang

tunggu

7. Penerima gaji terusan dari PNS, Prajurit TNI, atau

Anggota POLRI yang meninggal dunia, tewas, atau gugur

8. Penerima gaji dari PNS, Prajurit TNI, atau Anggota POLRI

yang dinyatakan hilang

Baca Juga: PNS Nekat Keluar Kota, Atasan Juga Bakal Kena Sanksi

9. Hakim dalam jabatan Hakim Madya Muda kebawah, atau

hakim dengan pangkat Kolonel kebawah, di lingkungan

Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada

dibawahnya

10. Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan

11. Pegawai nonpegawai negeri sipil pada LNS, LPP, dan BLU

12. Pegawai lainnya yang diangkat oleh pejabat yang memiliki

kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan

13. calon PNS

Selanjutnya, dalam pasal 5 disebutkan ada sejumlah kriteria PNS yang tidak akan menerima THR.

1. Pejabat Negara kecuali hakim dalam jabatan hakim madya muda kebawah atau hakim dengan pangkat kolonel ke bawah di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada dibawahnya

2. wakil menteri

3. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI dalam jabatan pimpinan tinggi atau dalam jabatan setara jabatan pimpinan tinggi

4. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI dalam jabatan fungsional ahli utama atau dalam jabatan setara jabatan fungsional ahli utama

5. dewan pengawas BLU

Baca Juga: PNS Nekat Keluar Kota, Atasan Juga Bakal Kena Sanksi

6. dewan pengawas LPP

7. staf khusus di lingkungan kementerian

8. hakim adhoc

9. pimpinan LNS, pimpinan LPP, pejabat pengelola BLU, dan pejabat lain yang hak keuangan atau hak administratifnya disetarakan atau setingkat dengan Pejabat Negara, wakil menteri, pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi, atau pejabat dalam jabatan fungsional ahli utama

10. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang sedang menjalani cuti d.i luar tanggungan negara

11. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang sedang ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, PNS yang menerima THR adalah yang berada di golongan III ke bawah. Sementara untuk ASN dengan golongan Eselon II ke atas dan pejabat pemerintahan tidak akan mendapatkan THR.

"THR ini hanya diberikan kepada seluruh pelaksana dan seluruh TNI, Polri dan hakim. Hakim Agung yang setara jabatan eselon 2 lalu pejabat eselon satu dan dua eselon satu dan dua pejabat daerah enggak mendapatkan THR," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam telekonferensi Senin 11 Mei 2020.

Menurut Sri Mulyani, tidak semua ASN menerima THR karena pemerintah sedang fokus dalam penanganan virus corona. Sehingga, pemerintah melakukan kajian pada pos-pos anggaran yang bisa dihemat.

"Kita dari sisi pemerintah ada kajian langkah-langkah memfokuskan pada penanganan covid dan mencegah korban jiwa yang mengkaji beberapa kemungkinan bisa dikurangi," kata Sri Mulyani.

Dia mengatakan, untuk mencairkan THR ini pemerintah menyiapkan anggaran Rp29,382 triliun. Adapun rinciannya adalah Rp6,77 triliun untuk ASN pusat, Polri dan TNI lalu Rp13,98 triliun untuk ASN di daerah dan terakhir Rp8,707 triliun untuk pensiunan.

"Jadi total THR yang dicairkan Rp29,382 triliun," ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini