Garuda Indonesia Rumahkan 800 Karyawan Status Kontrak

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 17 Mei 2020 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 17 320 2215510 garuda-indonesia-rumahkan-800-karyawan-status-kontrak-XBYhexbcuZ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia merumahkan sementara waktu sekitar 800 karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama tiga bulan terhitung sejak tanggal 14 Mei 2020 lalu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT tersebut merupakan upaya lanjutan yang perlu ditempuh disamping upaya-upaya strategis lain yang telah dilakukan.

"Jadi, untuk memastikan keberlangsungan Perusahaan tetap terjaga ditengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19," ujar dia pada keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2020).

Menurut dia kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun Perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Disamping itu, implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan Perusahaan," ungkap dia.

(Baca Juga: Garuda Bakal Dapat Dana Talangan Rp8,5 Triliun, Stafsus Menteri BUMN: Bukan Bailout)

Sebelumnya Garuda Indonesia telah melaksanakan sejumlah upaya strategis berkelanjutan dalam memastikan keberlangsungan bisnis Perusahaan antara lain melalui renegosiasi sewa pesawat, restrukturisasi network, efisiensi biaya produksi dan termasuk penyesuain gaji jajaran komisaris, direksi hingga staf secara proporsional serta tidak memberikan Tunjangan Hari Raya kepada Direksi dan Komisaris.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini