Bonus Demografi, RI Siap Ciptakan Pengusaha Muda Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 320 2216067 bonus-demografi-ri-siap-ciptakan-pengusaha-muda-baru-29FCEqA2MO.jpg Hipmi Upayakan Ciptakan Pengusaha Muda Baru. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) berkomitmen untuk menciptakan para pengusaha muda baru. Meskipun saat ini kondisi perekonomian masih belum menentu imbas adannya pandemi virus corona.

Ketua Umum Hipmi Haji Maming mengatakan, bonus demografi harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Salah satu contohnya adalah dengan mendorong para anak muda untuk menjadi pengusaha muda.

"Di sini ada relevansi dan signifikansi kaum muda, khususnya pengusaha muda," ujarnya dalam teleconfrece, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: RI Butuh Konglomerat Baru, Berikut Sederet Faktanya

Menurut Maming, semakin banyak pengusaha muda akan bisa mendongkrak perekonomian Indonesia. Sebab, salah satu pendongrka perekonomain adalah dunia usaha termasuk di dalamnya adalah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

Oleh karena itu lanjut Maming, dirinya tidak bisa bekerja sendiri. Butuh bantuan dan dorongan untuk mencari bibit-bibit muda yang inovatif untuk mendongkrak perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Gantikan Bahlil, Mardani Maming Pimpin Hipmi hingga 2022

"Sekarang yang kita dorong adalah bagaimana kita melahirkan entrepreneur yang semakin muda, karena negara yang memiliki banyak entrepreneur akan menjadi negara yang memimpin di masa depan," jelasnya.

Sebelumnya, Staff Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, para pengusaha muda memegang peranan yang sangat penting bagi perekonomian negara. Karena situasi new normal ini dibutuhkan pikiran dan cara kerja yang inovastif dan kreatif.

Menurut Yustinus, kaum muda adalah kaum pembawa pencerahan, spirit, dan nilai-nilai baru. Bahkan, para kaula muda ini bisa menjadi pendobrak dengan daya juang yang tak kenal lelah.

"Karena memasuki new normal, yang berarti banyak penyesuaian, justru kaum muda lebih adaptif, imajinatif, dan bahkan bisa menjadi pemimpin di kenormalan baru ini," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini