Share

New Normal, Begini Perubahan Bisnis yang Akan Terjadi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 320 2216881 new-normal-begini-perubahan-bisnis-yang-akan-terjadi-PGeCq3wFVR.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Kondisi new normal akan mengubah tren bisnis hingga sosial di kalangan masyarakat. Fenomena new normal ini terjadi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, new normal paska pandemi virus corona membuat bisnis menjadi berbeda.

"Konsumen yang berbelanja secara fisik berkurang, berubah menjadi porsi digital yang lebih besar," kata Bhima kepada Okezone.com, Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: New Normal, Erick Thohir: Ada Tren Perubahan Bisnis

Bhima menambahkan, jika masyarakat tetap bepergian ke pusat perbelanjaan, maka tetap ada protokol kesehatan.

"Jika pun terpaksa ke cafe restoran dan pusat perbelanjaan ada protokol kesehatan yang ketat. Ada termo scanner, hand sanitizer dan wajib masker sebelum masuk ke tempat tempat umum," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara soal the new normal di tengah pandemi virus corona. The new normal akan mengubah tren sosial, lingkungan hingga bisnis di kalangan masyarakat sebelum adanya pandemi virus corona.

"Pada masa pemulihan yang banyak disebut sebagai the new normal itu ada tren perubahan sosial, lingkungan, dan bisnis," kata Erick.

Baca Juga: Cara Industri Menghadapi Era New Normal

Erick menjelaskan, pada era new normal, interaksi fisik akan semakin terbatas. Sebaliknya interaksi digital yang selama masa work from home (WFH) menjadi opsi utama dalam kegiatan masyarakat, diprediksi akan tetap bertahan.

"Karena itu butuh strategi kontigensi yang menyesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini