nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hingga April, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 09:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 21 20 2217417 hingga-april-pemerintah-sudah-tarik-utang-rp223-8-triliun-mCLnckLuyD.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat hingga April 2020 pemerintah sudah menarik utang sebesar Rp223,8 triliun. Angka ini baru sekira 22,2% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pembiayaan utang tahun ini dalam Perpres 54 tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp1.006,4 triliun.Meskipun masih rendah namun angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pembiayaan tahun lalu yang sebesarRp145,6 triliun.

 Baca juga: BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus USD389,3 Miliar

"Utang terealisasikan Rp223,8 triliun. Terhadap 22,2% lebih besar dari tahun lalu selain karena defisit lebih besar," ujarnya dalam teleconfrence APBN KiTA, Rabu (20/5/2020) malam.

Menurut Suahasil, kenaikan pembiayaan utang ini menyusul adannya pandemi virus corona (covid-19). Mengingat, pemerintah membutuhkan dana besar untuk anggaran penanggulangan virus corona.

 Baca juga: BPK Soroti Pengelolaan Utang Pemerintah

"Kita memastikan ketersediaan anggaran untuk belanja yang tahu pasti akan lebih besar utk penanganan covid. Jadi ini adalah bagian dari kita berjaga jaga," jelasnya.

Menurut Suahasil, penarikan utang yang dilakukan oleh pemerintah adalah upaya untuk berjaga-jaga agar anggaran tetap aman saat dibutuhkan belanja untuk berbagai sektor.Apalagi, pemerintah membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk program pemulihan ekonomi negara (PEN).

"Jadi ini adalah bagian dari kita berjaga jaga. Sementara pinjaman ini netonya masih negatif Rp7,8 triliun namun ke depan kita akan optimalkan supaya pinjaman juga menjadi bagian pembiayaan anggaran yang juga membantu," jelasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini