Mau Terbang Keluar Kota? Ini Syarat dan Prosedurnya di Bandara

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 13:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 21 320 2217504 mau-terbang-keluar-kota-ini-syarat-dan-prosedurnya-di-bandara-b07jAn4PgO.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Calon penumpang pesawat khususnya di Soekarno Hatta diminta agar melengkapi dokumen perjalanan sebelum melakukan pembelian tiket pesawat. Hal itu agar tidak ditolak berangkat saat di Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Soekarno Hatta Anas Ma'ruf, beberapa dokumen itu seperti, surat perjalanan dinas baik untuk bisnis maupun urusan kantor, lalu surat sehat dari instansi terkait. Kemudian hasil test virus corona yang masih berlaku, minimal sudah dilakukan sejak 7 hari sebelum keberangkatan.

 Baca juga: Di Tengah Covid-19, Bandara Soekarno Hatta Hanya Berangkatkan 1.500 Penumpang/Hari

"Jadi harus sudah beli tiket. Prinsipnya sama Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 tahun 2020. Jadi syarat membeli tiket adalah yang bersangkutan harus punya dokumen perjalanan, kemudian juga punya surat kesehatan berupa surat keterangan sehat, dan yang terpenting adalah bebas atau punya hasil rapid test," ujar dia pada telekonfrensi di BNPB, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Pihaknya juga bekerja dengan maskapai agar pembelian tiket selama pandemi ini tidak dilakukan secara online melainkan langsung datang ke kantor penjualan tiket. Di mana, pada kantor penjualan tiket, penumpang juga diharuskan membawa dokumen lengkap.

Baca juga: Ini Sebab Terjadinya Penumpukan di Bandara Soekarno Hatta

"Mereka harus datang ke kantor-kantor yang ditunjuk oleh maskapai. Nah kemudian syaratnya adalah tadi punya dokumen perjalanan dan juga punya dokumen kesehatan," ungkap dia.

Dia menambahkan, setiap penumpang diwajibkan melewati 3 checkpoint sebelum mendapatkan surat izin kesehatan layak terbang. Pertama, penumpang akan diperiksa dokumen kesehatan sebelum memasuki ruang chek-in keberangkatan.

"Di bandara minimal ada 3 checkpoint-nya. Cek poin pertama adalah oleh tim gugus tugas. Seperti dokumen kesehatan, dokumen perjalanan yang nanti akan disesuaikan juga dengan KTP nya di cek. Oke lolos masuk," tutur dia.

Kemudian, lanjut dia, yang kedua yakni adalah pengecekan kondisi tubuh. Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi penumpang tiba-tiba sakit atau demam sebelum melakukan perjalanan.

"Setelah menjalani kedua tahap itu, penumpang yang sudah lulus dokumen perjalanan dan tes kesehatan akan diberikan surat izin kesehatan atau clearance kesehatan," tandas dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini