nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Pasar Ramai Pengunjung, Toko-Toko di Pasar Ini Justru Memilih Tutup

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 11:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2217894 heboh-pasar-ramai-pengunjung-toko-toko-di-pasar-ini-justru-memilih-tutup-Xug3BEJgvA.png Pasar Gondangdia (Foto: Okezone/Wilda)

JAKARTA - Jelang Lebaran, hampir seluruh pasar tradisional tetap ramai meski ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Masyarakat ke pasar untuk berbelanja bahan pokok menyambut Lebaran.

Namun, berbeda dengan pasar yang satu ini. Justru sebagian besar toko bahan pangan di Pasar Gondangdia tutup. Berdasarkan pantauan Okezone di lapangan, tutupnya sebagian besar toko bahan pangan di Gondangdia itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu.

Baca Juga: Pasar Mulai Ramai, Presiden Jokowi: Jaga Jarak dan Pakai Masker 

Tutupnya toko tersebut pun beragam. Menurut pengakuan Supriadi, pedagang yang menjajakan sayur mayur tersebut mengatakan bahwa sebagian pemilik toko memilih untuk tidak berjualan karena melakukan karantina sendiri di rumah. Sedangkan sebagian lagi diketahui sudah mudik sejak awal.

"Sebagian pedagang memang sudah tidak jualan lagi karena pada di rumah saja. Soalnya mendapatkan pasokan bahan baku juga agak sulit," ungkapnya kepada Okezone, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga: Jelang Lebaran Pasar Ramai, Ini 5 Cara Berbelanja Versi WHO agar Terhindar Corona 

Terus ada juga pedagang lainnya yang sudah mudik dari awal. Lanjut Supriadi, situasi pasar di tengah pandemi corona ini memang jadi sepi. "Mungkin karena orang-orang pada malas keluar kali ya," paparnya.

Tak hanya toko sembako yang terlihat tutup, toko penjual pakaian pun terlihat sama. Bahkan, menurut pengakuan Supriadi, tutupnya toko pakaian sudah berlangsung lebih dahulu dibanding toko bahan pangan.

Supriadi menambahkan, toko pakaianlah yang sejatinya lebih terdampak. Karena penjualan pakaian di tengah wabah corona merosot drastis.

"Toko pakaian udah tutup dari awal corona ada. Karena penjualannya memang merosot banget," ujarnya.

Di tengah masa sulit ini, masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan pokok seperti bahan pangan maupun obat-obatan dibanding kebutuhan pendukung lainnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini