Masuki Era New Normal, Gubernur Jakarta: Masyarakat Harus Disiplin

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2020 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 320 2219645 masuki-era-new-normal-gubernur-jakarta-masyarakat-harus-disiplin-Mwh7hF9Vvf.jpeg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Dok. TNI)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat disiplin menjalankan pembatasan sosial. Hal ini untuk mengurangi dan memutus penyebaran virus corona di DKI Jakarta.

Hal ini juga yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan kurva Covid-19 di DKI Jakarta. Pemerintah sendiri sebelumnya sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Terjunkan Ribuan Personel TNI-Polri Sambut New Normal, Jokowi Harap Kurva Corona Menurun

"Jadi terkait PSBB tadi seperti diarahkan Presiden Joko Widodo kita harus disiplin menjalankan pembatasan sosial," ujarnya saat mendampingi Presiden Jokowi di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (26/5/2020).

anies

Menurut Anies, penularan virus terjadi akibat pertemuan. Artinya, untuk mengurangi penularan maka harus mengurangi pertemuan baik yang bersifat sosial maupun ekonomi.

Baca Juga: Persiapan New Normal, Presiden Jokowi Terjunkan TNI dan Polisi di 4 Provinsi

"Virusnya menular melalui pertemuan. Bila tidak ingin ada penularan kurangi pertemuan, tiadakan pertemuan. Pertemuan ini pertemuan sosial, ekonomi, keagamaan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan menerjunkan petugas kepolisian dan TNI di beberapa titik keramaian. Rencananya mulai hari ini petugas kepolisian dan TNI sudah mulai diterjunkan untuk berjaga.

"Mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan POLRI pasukan untuk berada di titik titik keramaian," ucapnya.

Tujuannya adalah untuk menertibkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan kesehatan. Sehingga meskipun aktivitas masyarakat sudah dimulai namun penularan virus corona bisa dicegah.

"Dalam rangka untuk lebih mendisiplinkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan PSBB" jelasnya.

Nantinya lanjut Jokowi, penjagaan ketat ini akan dilakukan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten Kota. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan Provinsi dan Kota mana saja yang akan menjalankan instruksi ini.

"Akan digelar di 4 Provinsi dan 25 kabupaten kota mulai hari ini sehingga kita harapkan kedisiplinan yang kuat dari masyarakat akan semakin terjaga dan kita harapkan nantinya dengan dimulainya TNI dan Polri ikut secara masif mendisiplinkan menyadarkan masyarakat mengingatkan masyarakat," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini