Kemenhub Akui Pembuatan SIKM Sulit

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Mei 2020 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 27 320 2220474 kemenhub-nilai-pembuatan-sikm-sulit-fmJUN2jFcl.jpg SIKM dibutuhkan untuk keluar masuk Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan buka suara terkait kewajiban masyarakat yang ingin berpergian dari dan menuju Jakarta untuk memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur 47 tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dalam upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, dengan mensyaratkan keberadaan SIKM.

Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan Sigit Irfansyah mengatakan, saat ini proses pembuatan SIKM sangat sulit. Dia menjelaskan hal itu usai mencoba langsung membuat SIKM tersebut.

 SIKM

"SIKM menjadi isu. Sempat diskusi SIKM sempat susah apa nggak, saya nyoba eh susah, bagaimana prosesnya mungkin tidak semudah yang kita bayangkan. Bagaimana punya dokumen komplet tapi susah akses," ujarnya dalam telekonfrensi, Rabu (27/5/2020).

Selain itu lanjut Sigit, server website untuk mengurus SIKM juga rawan untuk turun atau down. Apalagi, orang yang mengurus dan menginginkan SIKM ini sangat banyak jumlahnya.


Baca juga: Masuk Jakarta Lewat Bandara Soetta, Siapkan SIKM hingga Pengecekan Berlapis

Selain itu, pembuatan SIKM juga hanya bisa dilakukan dan diberikan kepada satu orang. Artinya, jika ada mobil yang berisi lebih dari satu orang akan berpergian dari dan menuju Jakarta, maka SIKM yang dibutuhkan sebanyak penumpang tersebut.

"Kalau orang yang mau ngurus banyak, bisa down servernya. Jadi ini memang unik diberikannya per person, kalau di mobil ada lima ya lima SIKM," jelas Sigit.

 Baca juga: Mau ke Jakarta Lewat Jalur Darat Harus Siapkan SIKM

Oleh karena itu lanjut Sigit, dirinya menyarankan agar pembuatan SIKM ini bisa dilakukan dengan cara kolektif agar lebih efektif. Sebagai salah satu contohnya adalah dalam satu kantor hanya cukup satu kali pengurusan saja agar lebih cepat.

"Pada hari Senin kemarin info dari pak Kadishub itu ada 200 ribu orang melihat ke website, belum mengurus. New normal mungkin SIKM mungkin gelondongan, satu rombongan kantor misalnya," ucapnya.

Sebagai informasi, SIKM adalah surat yang diberikan sebagai dispensasi untuk dapat melakukan kegiatan bepergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta selama penetapan bencana non alam Covid-19 sebagai bencana nasional. Untuk mendapatkan SIKM bagi masyarakat domisili Jakarta ada beberapa persyaratan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini