Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usaha Katering, Seorang WNI di Maryland AS Mengaku Daerahnya Masih Aman

Usaha Katering, Seorang WNI di Maryland AS Mengaku Daerahnya Masih Aman
Katering (Foto: Trip Advisor)
A
A
A

JAKARTA - Banyak toko dan kedai yang mengalami kerusakan akibat unjuk rasa berujung kekerasan karena kematian seorang warga kulit hitam, George Floyd di tangan polisi. Bahkan sebuah kedai milik WNI di Washington DC rusak akibat kerusuhan.

Namun seorang WNI lainnya yang tinggal di Maryland, Amerika Serikat (AS), Tirzaya Tam mengungkapkan, dia tidak terganggu dengan unjuk rasa yang terjadi.

 kerusuhan di Amerika

Seperti dilansir dari BBC, Selasa (2/6/2020), Tirzaya yang membuka usaha katering masih terus bekerja untuk berbelanja. Dia juga mengirimkan makanan ke Washington DC dan lokasi lainnya.

"Daerah saya aman, cuma harus berhati-hati dan harus tinggal di rumah jika demo semakin membesar dan meluas," kata WNI yang telah tinggal di Amerika selama 20 tahun tersebut.

 Baca juga: Sedihnya Toko-Toko di AS, Terkena Dampak Pandemi Covid-19 hingga Penjarahan

Tirzaya juga menambahkan belum ada komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Amerika.

Kisah Tirzaya ini berbanding terbalik dengan pemilik kedai kopi, Vivit Kavi. Dia harus menderita kerugian pada hari pertama pembukaan kedainya di tengah pandemi Covid-19.

 Baca juga: Wall Street Menguat meski Ada Kerusuhan di AS

Vivit mengaku, kedainya baru buka pertama kali setelah tutup hampir dua bulan akibat virus corona. Namun hari pertama buka kedai kopinya langsung rusak akibat kerusuhan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement