Insentif Pajak Dunia Usaha Rp123 Triliun untuk Bertahan dari Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 320 2224355 insentif-pajak-dunia-usaha-rp123-triliun-untuk-bertahan-dari-covid-19-dIc3TWUv0U.jpg Pajak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah juga mendukung dunia usaha bertahan dari dampak Covid-19 dengan memberikan insentif perpajakan. Total insentif perpajakan untuk dunia usaha mencapai Rp123,01 triliun.

Baca Juga: Ingat, Gaji Dipotong Iuran Tapera Mulai Januari 2021 

Menteri Keuangan Sri Mulyani merinci, insentif perpajakan untuk dunia usaha berupa Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah untuk 1.062 Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU).

"Total PPh 21 yang ditanggung pemerintah Rp25,6 triliun," kata Sri Mulyani seperti dilansir laman Kemenkeu, Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Kedua, PPh Final UMKM sebesar 0,5% ditanggung pemerintah. Ketiga, pembebasan PPh Pasal 22 Impor untuk 431 KLU yang impor bahan baku, Wajib Pajak Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (WP KITE) dan WP Kawasan Berikat.

Baca Juga: 11 Sektor Dapat Insentif Pajak, Ini Aturan Mainnya

Keempat, pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30% untuk 846 KLU, dari manufaktur hingga jasa baik untuk WP KITE dan WP Kawasan Berikat. Kelima, pengembalian pendahuluan PPN untuk 431 KLU, WP KITE dan WP Kawasan Berikat. Keenam, penurunan Tarif PPh Badan 3% dari 25% menjadi 22%.

(dni.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini