Harga Emas Dunia Meroket Lagi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 320 2224829 harga-emas-dunia-meroket-lagi-2sBr8q5FAJ.jpg Harga Emas (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas naik pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) karena investor menunggu laporan data pekerjaan AS pada hari ini.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (5/6/2020), harga emas di pasar spot naik 0,9% menjadi USD1.713,37 per ounce. Harga emas berjangka AS naik 0,8% menjadi USD1.719,10.

"Ada beberapa pelaku pasar yang masih memburu emas karena latar belakang mendasar dari krisis virus corona dan resesi yang sedang berlangsung," kata analis Julius Baer, ​​Carsten Menke.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis Dekati USD40/Barel, Tunggu Kepastian OPEC 

Sebelumnya, harga emas turun 1,7% pada hari Rabu, penurunan harian terbesar sejak akhir April karena ekuitas global naik di tengah ekspektasi pemulihan ekonomi dunia.

Namun, investor masih menunggu untuk melihat apakah pelonggaran pembatasan akan menyebabkan gelombang kedua virus corona mendukung permintaan emas

Baca Juga: China-AS Saling Balas Kebijakan Larangan Penerbangan

Logam mulia naik ke level tertinggi lebih dari tujuh tahun bulan lalu ditopang langkah-langkah stimulus dari bank sentral global dan suku bunga yang lebih rendah. Ini sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa pada hari Kamis meningkatkan program pembelian obligasi.

"Gambaran jangka panjang untuk emas masih cukup baik," analis Commerzbank Eugen Weinberg .

Dia menambahkan bahwa emas batangan bertahan baik meskipun reli baru-baru ini di ekuitas dengan dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas melihat permintaan yang kuat.

Kepemilikan ETF yang didukung emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, naik menjadi 1.133,37 ton pada hari Rabu, tertinggi sejak April 2013.

Di sisi lain, harga paladium turun 0,8% menjadi USD1.934,02 per ounce, sementara platinum naik 1% menjadi USD833,91. Perak naik 0,5% menjadi USD17,76, setelah mencapai tertinggi lebih dari tiga bulan dari USD18,36 pada hari Senin.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini