Share

Pelajari Dulu Hal Ini Sebelum Ekspor ke Eropa

Giri Hartomo, Okezone · Senin 08 Juni 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 320 2226246 pelajari-dulu-hal-ini-sebelum-ekspor-ke-eropa-SaszSSJp3U.jpeg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Kementerian Perdaganagn mencatat, sebagai negara pengekspor produk sabun ketiga ke dunia, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam industri sabun. Adapun ekspor produk sabun dan turunannya pada periode Januari hingga April 2020 sebesar USD 343,7 juta.

Baca Juga: Ekspor Pertanian Tetap Naik di Tengah Covid-19

Nilai ekspor tersebut naik 8,64% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kesuksesan ekspor suatu barang ternyata dipengaruhi oleh segmen pasar yang dituju.

Melansir Instagram Kemendag, Senin (8/6/2020), tren dan segmen pasar harus dipelajari terlebih dahulu sebelum melakukan ekspor.

Jika kamu ingin melakukan ekspor ke Uni Eropa, kamu harus pelajari dahulu tren dan segmen pasar yang akan dituju. Ada 3 segmen pasar, yaitu bawah, menengah ke atas, dan premium.

Baca Juga: Naik Dua Kali Lipat, RI Ekspor 34,7 Ribu Ton Manggis ke China

Dijabarkan, segmen pasar bawah didominasi oleh produk sabun curah. Eksportir Indonesia disarankan tidak menargetkan segmen pasar ini. Untuk segmen pasar menengah ke atas, produk sabun diharapkan memiliki nilai tambah, seperti kesinambungan aspek, ramah lingkungan, dan buatan tangan.

Sedangkan pada segmen pasar premium/mewah, produk sabun menawarkan nilai tambah dengan bahan-bahan alami, unik, dan memiliki merek internasional.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini