Erick Thohir Hanya Izinkan 4 BUMN Raih PMN

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 320 2226975 erick-thohir-hanya-izinkan-4-bumn-raih-pmn-SnaTKyuZ0k.jpg Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan dana pemulihan ekonomi untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp143 triliun. Di mana dari jumlah tersebut, 11% digunakan untuk Penyertaan Modal Negara (PMN).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, ada empat BUMN yang mendapat PMN. Di antaranya, PT Hutama Karya sebesar Rp7,5 triliun, Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp1,5 triliun, PT Bahana Rp6 triliun dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC ) sebesar Rp500 miliar.

Baca Juga: Tak Sembarangan, Erick Thohir Seleksi Ketat BUMN Penerima PMN 

Khusus untuk Hutama Karya, Erick menjelaskan, PMN tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera yang juga bagian dari Proyek Strategis Nasional.

"Ini bagian dari keberpihakan kita untuk memeratakan ekonomi di Sumatera. Program proyek padat karya kondisi hari ini tenaga kerja diliburkan terjadi di Hutama Karya. Tapi tentu anggota dewan kita tidak hanya ujuk-ujuk meminta PMN, tapi bersama cari solusi lain karena kita tahun beban Menkeu dan pemerintah berat," tuturnya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VI, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Maka dari itu, kemarin Hutama Karya telah menerbitkan global bond sebesar USD600 juta dengan tenor 10 tahun. Jadi, proyek jangka panjang dibiayai utang jangan panjang.

"Alhamdulillah kepercayaan dunia internasional khusus seperti Hutama Karya itu dana kompetitif bahkan dibandingkan utang pemerintah pada luar negeri," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Cari Utang Rp812 Triliun, Dipakai Erick Thohir Rp108 Triliun untuk BUMN 

Untuk Permodalan Nasional Madani, PMN yang diberikan akan digunakan untuk menjaga cash flow perusahaan. Di mana selama Covid-19, PNM memberi stimulus untuk program Mekaar dan ulta mikro (UMi).

"Di situ fokus pada ibu-ibu yang pinjamannya Rp10 juta tanpa anggunan. Suka tidak suka pada Covid tentu UKM terkena dan ulta mikro sangat terkena. Karena itu, ini sebenarnya bukan jadi priotas di BUMN, stimulus program kita harus selamatkan 6,6 juta nasabah, karena itu keloangaran beban bunga dan pokok perlu ada dana tamabah perkuatan PNM," tuturnya.

Begitu juga pada Bahana, di mana PMN ini untuk membantu cash flow perusahaan. Yang selama ini memberi stimulus pinjaman kridit UMKM dan KUR.

"UMKM dan KUR ini harus dijaga karena itu pemerintah memelihara penguatan di Jamkrindo dan Askrindo. Dan tentu mengharapkan ada bantuan ini PHK bisa dikurangi," tuturnya.

Sedangkan pada ITDC, Kementerian BUMN juga tidak berdiam diri menunggu bantuan pemerintah. Di mana beberapa waktu lalu, ITDC mendapat bantuan pinjaman dari Asia Infrastructure Inestment Bank sebesar USD248 juta dengan tenor 30 tahun.

"Dengan adanya PSN ini pemerataan ekonomi di luar Jawa khusus di NTB bisa berjalan dengan baik diharapkan bisa mendongkrak aktivitas ekonomi tidak hanya di Jawa tapi juga di daerah sebelumnya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini